Senin, 03 Februari 2014

TOKOH PSIKOLOGI ANALISIS




BIOGRAFI SIGMUND FREUD



Sigmund Freud kemungkinan lahir pada tanggal 6 Maret atau 6 Mei pada tahun 1856 di Freiberg Moravia, yang kini menjadi bagian dari Republik Ceko. Freud merupakan anak sulung dari Jacob dan Amalie Nathanson. Freud menjadi anak kesayang ibunya.

Ia menikmati hubungan dengan ibunya sehingga ditahun berikutnya ia melihat bahwa hubungan ibu dan anak sebagai hubungan yang paling sempurna.

Pada saat Freud berusia satu setengah tahun, ibunya melahirkan putra kedua, yang diberi nama Julis dan memberikaan dampak berarti pada perkembangan jiwa Freud. Sikapnya terhadap adiknya, Julius dipenuhi dengan amarah, dan diam-diam berharap adiknya meninggal. Pada usia 6 bulan Julius pun meninggal. Freud merasa amat bersalah karena penyebab kepergian adiknya. Ketika Freud berusia paruh baya, ia mulai memahami bahwa keinginan adiknya itu tidak membuat adiknya meninggal dunia dan anak-anak kerap punya keinginan akan kematian adik kandungannya.


Freud terpikat pada bidang kedokteran, bukan karena ia jatuh cinta dengan praktik kedokteran, meliankan karena dia memiliki rasa igin tau yang tinggi tentang sifat manusia. Ia masuk di University of Vienna Medical School .

Membuat buku Studies on Hysteria, Tafsir Mimpi-mimpi. Pada tahun 1910 Freud dan para pengikutnya ( Freud, Alferd Adler, Wilhelm Stekel, Max Kahane, dan Rudolf ) membentuk Assosiasi Psikoanalisis International  yang diketuai oleh Carl Jung yang berasal dari Zurich, karena kecerdasannya, itu juga karena dia bukan orang yahudi dan Wina.

PSIKOANALISIS

Sigmund Freud ( 1856 – 1939 ) merupakan pendirian psikoanalisis. Menurut Freud pikiran-pikiran yang repres atau ditekan, merupakan sumber perilaku yang tidak normal/menyimpang. Pandangan Freud secara lengkap adalah sebagai berikut :

Kesadaran dan Ketidaksadaran
Sigmund Freud berpendapat bahwakehidupan psikis terdiri dari : kesadaran ( the conscious ) dan ketidaksadaran (the unconscious). Kesadarn dapat dibaratkan sebagai permukaan gunung es yang nampak. Jadi kesadaran itu merupakan bagian kecil dari kepribadian. Ketidaksadaran yang merupakan bagian kecil dari gunung es dibawah permukaan air mengandung insting-insting yang mendorong perilaku manusia. Menurut Freud ada bagian lainyang disebut prasadara (  preconscious ) sehingga dapat mudah itimbulkan kembil dalam kesadaran.
Freud mempunyai pandangan bahwa kepribadian terdiri dari Id, Ego, dan Superego. Id merupakan bagian primitf dari kepribadian Id mengandung insting seksual dan insting agresif. Id membutuhkan satisfaction tanpa memperlihatkan realitas yang ada,sehingga disebut prinsip kenikmatan ( pleasure princilpe ) atau kesenangan. Ego disebut prinsip realitas ( reality princple ). Ego menyusaikan diri dengan realitas. Superego merupakan prinsip moral ( morality principle ), yaitu mengontrol perilaku dari segi moral.

Contoh : Saat beribadah terkadang kita merasa malas, apalagi kalau sedang sibuk dengan komputer atau main dengan teman. Ini dipengaruhi oleh id kita. Namun kita tau, bahwa ibadah adalah tanggung jawab kita terhadap Allah dan kita juga tau jika kita tidak beribadah maka berdosalah kita. Superego pun mulai berkerja, dan nanti Ego lah yang menjadi penengah yang akhirya memutuskan untuk beribadah, walaupun saat itu dia sedang sibuk.

Diantara Id dan Superego tidak ada yang dominan kecuali Ego, dikarenakan jika Id atau Superego yang lebih dominan, maka bisa dinyatakn bahwa orang tersebut abnormal.

Insting dan Kecemasan
Freud menyatakan insting terdiri dari insting untuk hidup ( life instinct ) dan insting untuk mati ( death instinct ). Life instinct mencakup lapar, haus, dan seks, merupakan kekuatan kreatif disebut Libido. Death instinct merupakan kekuatan destruktif dapat ditunjukan kepada disi sendiri, menyakiti diri sendiri atau bunuh diri atau ditunjukan keluar merrupakan bentuk agresi.
Menurut Freud ada 3 macam kecemasan yaitu :
1.      Kecemasan Objektif :
Merupakan kecemasan yang timbul dari ketakutan terhadap bahaya nyata.
2.      Kecemasan Neurotik 
Merupakan kecemasan atau merasa takut akan mendapatkan hukuman atas keinginan yang impulsif.
3.      Kecemasan Moral :
Merupakan kecemasan yang berkaitan dengan moral.

Pandangan lain dari Sigmund Freud tentang mekanisme pertahanan ( defence mechanism). Defence Mechanism bertujuan untuk menyalurkan dorongan-dorongan primitif yang tidak dapat dibenarkan oleh superego dan ego. Defensi Mechanisme ini berfungsi untuk melindungi superego dan ego dari ancaman dorongan-dorongan primitif yang mendesak terus karena tidak diizinkan muncul oleh superego.
Beberapa defence mechanism yang dikemukakan oleh Freud :
a.    Represi       
Mendorong atau menekan suatu perasaan
Contoh : Rani menyukai seorang laki-laki bernama One. Namun ternyata sahabat Rani juga menyukai One. Akhirnya Rani pun menekan perasaan sukanya terhadap one  untuk menjaga persahabatanya. )
b.   Regresi        
Seseorang yang kembali ke taraf perkembangan yang lebih rendah, misalnya kembali pada masa anak-anak.
Contoh : Anak yang sudah dewasa masih suka ngompol. Ngompol adalah perilaku dalam masa kanak-kanak, padahal ia sudah dewasa.
c.    Proyeksi
Mencari pembenaran dengan menyalahkan orang lain
Contoh : Bebe mendapatkan nilai C dalam mata kuliah Psikologi, dan dia menyalahkan Dimas yang telah meberikan jawaban yang salah kepada Bebe pas ujian.
d.    Rasionalisasi
Mencari pembenaran atau alasan yang bisa diterima
Contoh : Dima terlambat masuk kedalam kelas 30 menit, Dima membuat alasan bahwa tadi dia terjebak macet sehingga dia terlambat masuk kelas. Agar dosen mengizinkan Bar masuk kedalam kelas dan absen.
e.     Sublimasi
Mencari alternatif dari hal negatif ke positif
Contoh : Putri sangat marah saat melihat anak-anak sedang menyikasa anak kucing, namun dia tidak mungkin memarahi anak itu. Akhirnya Putri memilih untuk menangis dirumah.
f.    Displacement ( Pengalihan )
Mengarahkan dorongan-dorongan yang tidak sesuai pada sejumlah orang atau objek sehingga dorongan aslinya terselubung atau tersembunyi.
Contoh : Putri sangat marah kepada kakaknya, karena kakaknya telah memarahi dia tanpa alasan. Akhirnya Putri melampiaskan amarahnya kepada boneka kesayangannya, karena dia tidak mungkin memarahi kakaknya.
Pendapat lain dari Freud adalah bahwa setiap individu mempunyai seksualitas kanak-kanak ( infantile sexsuality ) yaiutu dorongan seksual yang terdapat pada bayi. Dorongan ini akan berkembang terus menjadi dorongan seksualitas pada orang dewasa, melalui beberapa tingkat perkembangan, yaitu :
1. Fase Oral ( Mulut ) : Pada fase ini kepuasan seksual terutama terdapat di sekitar mulut
Contoh : Perbuatan bayi menyusu pada ibunya atau memasukan benda-benda kedalam mulutnya dalam
rangka mencapai kepuasan seksual fase oral.
2. Fase Anal ( Anus ) : Pada fase ini kira-kira usia 2 tahun, daerah kepuasan pindah ke anus.
Contoh : Anak-anak mulai latihan pengunaan toilet ( toilet training ).
3.Fase Phalic : Pada anak-anak usia 6–7 tahun kepuasan seksualnya terdapat pada alat kelamin.Tetapi berbeda dengan kepuasan seks pada orang dewasa. Kepuasan seks pada fase phalic tidak bertujuan untuk mengembangkan keturunan                                                              
4. Fase Latent : Pada anak usia 7- 8 tahun sampai menginjak awal masa remaja, seolah-olah tidak ada
   aktivitas seksual.
5. Fase Genital :  Dimana sejak masa remaja, segala kepuasan seks terutama berpusat pada alat kelamin


Kamis, 23 Januari 2014

MEAN, MODUS, MEDIAN

Ukuran tendensi sentral merupakan suatu ukuran atau nilai yang diperoleh dari sekumpulan data dan mempunyai kecenderungan berada ditengah-tengah dari sekumpulan data tersebut.
Ada 3 macam ukuran tendensi sentral yaitu : Mean, Median dan Modus

Dan hari ini akan membahas tentang mean, modus dan median. Serta rumus-rumus untuk mencari mean, median, dan modus. 

Apakah itu Mean ?...

Mean ( Rata-rata ) adalah salah satu dari ukurang gejala pusat yang sering dan banyak dipakai. Mean merupakan wakil dari kumpulan data yang dapat memberikan gambaran jelas dan singkat. Secara umum rata-rata dari sekumpulan data adalah jumlah seluruh nilai data dibagi dengan banyaknya data.


Beberapa contoh soal 
1. Data tidak berkelompok
   170, 168, 167, 167, 166,164, 163, 157, 153
   Jawab : Mean = 153 + 157 + 163 + 164 + 166 + 167 + 167 + 168 + 170
                                                        9
                       = 1475 = 163,8 / 164
                             9                                          
            







Apakah itu Median  ?...
Median dari sekelompok data adalah nilai yang terletak ditengah deretan data-data setelah diurutkan dari yang terkecil ke yang terbesar. Median merupakan rata-rata apabila ditinjau dari segi kedudukannya dalam urutan data.



 Contoh Soal
1. Data tidak berkelompok :
            a. 170, 168, 167, 167, 166,164, 163, 157, 153

            Jawab :
            153, 157, 163, 164, 166, 167, 167, 168, 170

            b. 153, 157, 163, 164, 166, 167, 168, 170
            Jawab :
            Median = 164 + 166 = 165
                                    2
2.    Data berkelompok
Interval Kelas
Frekuensi
( f )
Nilai Tengah
( x )
fx
Batas kelas
   9 – 21
3
15
40
8,5 – 21,5
22 – 34
4
28
112
21,5- 34,5
35 – 47
4
41
164
34,5 – 47,5
48 – 60
8
54
432
47,5 – 60,5
61 – 73
12
67
804
60,5 – 73,5
74 – 86
23
80
1840
73,5 – 86,5
87 – 99
6
93
558
86,5 – 99,5










Diket :
          Data Median = 60 = 30                                                
                                    2
          f  ( frekuensi yang mendekati angka 30 ) = 3 + 4 + 4 + 8 + 12 = 31.
         Jadi f  pada data 12
         Lo = 60,5
         c  ( lebar kelas 61 – 73 ) =13
         F = 3 + 4 + 4 + 8 = 19
         n = 60

   Jawab : Median = 60,5 + 13 ( 60 - F )      
                                               2        
                                                 12
                          = 60,5 + 13( 0,92 )
                          = 60,5 + 11,92 = 72,42

Apakah itu Modus ?...
Modus adalah data yang diperoleh biasanya yang paling sering muncul lebih dari satu atau frekuensi yang paling tinggi. Data yang diperoleh biasanya bervariasi, ada yang muncul sekali ada yang muncul lebih dari sekali. 

Contoh soal :

1.    Data tidak berkelompok : 170, 168, 167, 164, 166,164, 163, 157, 153,

Jawab         : 153, 157, 163, 164, 164, 166, 167, 168, 170
                          Karena 164 memiliki data lebih dari 1.

Jika dalam 1 data terdapat 2 bilangan yang sama-sama sering muncul,maka jawabannya tidak ada.